Lagi Viral ‘Om Telolet Om’, Bagaimana Bisa?

th-1

Hai totomania, gimana kabarnya hari ini? Moga-moga semua dalam keadaan sehat dan juga dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa ya, Amin…

Nah pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai wacana yang sedang hot-hotnya nih yaitu ‘Om Telolet Om’. Pasti kamu sudah tidak asing lagi bukan saat mendengar kata tersebut? Hemmm tentunya donk, apalagi kalau kamu adalah seorang pengguna media sosial yang sangat aktif, pasti kamu telah mengetahui dan bahkan juga telah melihat sejumlah video lucu nan kocak ‘Om Telolet Om’ yang tersaji dibeberapa media sosial misalnya saja Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain.

Lantas, ketenaran video ‘Om Telolet Om’ ini apa sudah membuat dirimu mengerti asal mula serta makna nya hingga bisa menjadi se-viral sekarang ini??? Mungkin kamu telah mengetahuinya, dan bukan hal yang mustahil pula jika sebagian dari kamu justru sebaliknya, tak tau sama sekali namun pernah menyaksikan videonya!

Hemmm untuk itu, saya akan sedikit berbagi kepada kamu mengenai asal mula serta makna dari kata ‘Om Telolet Om’ tersebut. Jika kamu berkenan, silahkan untuk melanjutkan bacaan artikel yang saya buat ini…

Darimana Asal Mula ‘Om Telolet Om’ Dan Apa Makna nya?

Apa kamu lagi bertanya-tanya mengenai hal demikian? Baik saya akan menjawabnya… Asal mula ‘Om Telolet Om’ sebenarnya merupakan sebuah cakupan perkataan dari bocah cilik dengan seorang sopir bus. Seperti yang telah kita semua ketahui bahawasanya kata “Om” bermakna seorang paman, pak lek, atau panggilan terhadap orang yang lebih tua. Sedangkan “Telolet” berarti suara klakson yang dibunyikan dari sebuah kendaraan bermotor atau bus.

Dalam hal ini, ‘Om Telolet Om’ dapat diartikan sebagai suatu perkataan yang dilakukan seorang bocah terhadap sopir bus untuk menyerukan bunyi klakson kendaraannya. Hemmm, berkaca dari hal demikian pula, mereka (bocah) akan merasa sangat kegirangan saat mendengarkan suara tersebut. Yah maklum sajalah namanya juga anak kecil… Eitsss jangan salah duga dulu, ternyata bukan hanya anak kecil saja loh yang menyukai bunyi tersebut melainkan para orang dewasa juga ikut-ikutan dalam hal ini.

Sebenarnya, video dengan kata kunci ‘Om Telolet Om’ ini sudah pernah diunggah pertama kali di akun Facebook milik seseorang yang berasal dari Kabupaten Jepara sejak tanggal 29 November 2016 lalu. Disana, tampak beberapa orang anak kecil sehabis pulang sekolah dari siang hingga sore hari berdiri secara beramai-ramai di pinggir jalan raya Pantura bertepatan di depan sebuah galon minyak (SPBU) sembari berteriak ‘Om Telolet Om’. Ada juga anak kecil yang terlihat memegang kertas bertuliskan “Om ! Telolet” dengan harapan mereka dapat di ‘Telolet’ sang supir bus yang melintas.

Lalu tujuannya apa ya? Hemmm, tentu tujuan dari sejumlah anak kecil ini adalah sekedar buat have fun dan mungkin saja mereka merasa senang mendengar suara klakson bus yang memang terkadang bunyinya unik. Akan tetapi, mungkin bagi para bismania (penggemar bis/bus) hal demikian bukanlah hal yang baru dan sudah terbiasa dengan hal ini. Ya, bisa dibilang juga para bismanis ini sudah hapal betul akan bunyi klakson tersebut.

Namun tidak bagi orang awam, yang mana ini bisa menjadi sebuah trend tersendiri setelah melihat keceriaan anak-anak kecil itu ketika mendengar bunyi klakson “Telolet” setiap kali menunggu bus antar kota yang ingin melintas. Hal inilah yang membuat kita menyadari bahwasannya “Bahagia Itu Sederhana”.

Video tersebut, baru-baru ini menjadi sangat viral di media sosial akibat para selebriti dunia penasaran dan mencoba mengunggahnya kembali. Misalkan saja, Duo DJ yang saat ini sedang naik daun yaitu The Chainsmokers bahkan sampai dibuat penasaran dengan istilah ‘Om Telolet Om’. Begitu juga dengan DJ Snake, Marsmello, Martin Garrix, dan Zedd tak mau kalah ngambil andil dalam mencuit ‘Om Telolet Om’ pada akun media sosialnya masing-masing.

20161221095759-1-om-telolet-om-mendunia-001

om-telolet-om-dj-snake

Tidak sampai disitu saja, salah seorang musisi EDM yakni Hardwell juga ikut serta dalam membuat video di Twitter yang mana dirinya sedang tampak mengklakson sebuah kendaraan bus.

Wah, wah, wah… Tak disangka dan tak diduga yah ternyata ‘Om Telolet Om’ ini bisa mendunia banget?Bahkan video yang aslinya berasal dari negara kita (Indonesia) satu ini, juga mengundang banyak perhatian masyarakat dunia, Top deh pokek’e. Terlepas dari itu, akun media sosial sekelas Barrack Obama serta presiden terpilih Amerika Serikat saat ini Donald Trump juga banyak dibanjiri komentar ‘Om Telolet Om’ oleh para netizen. Hahahaha… Ada-ada saja yah!

Lalu, darimana-kah klakson “Telolet” ini bermula dan siapa pihak yang bertanggung jawab akan semua hal demikian???

Zaenal Arifin dari Bismania Community mengatakan bahwa bunyi klakson “Telolet” sudah mulai terdengar sejak satu dekade lalu. Klakson itu tidak secara spesifik dimiliki oleh setiap jenis bus, melainkan hasil modifikasi yang dilakukan Perusahan Otobus (PO) Efisiensi.

“Awalnya tiga corong, kemudian ada yang empat corong (lubang suara angin), bahkan ada yang enam lubang kemudian bunyinya dimodifikasi sesuai kreativitas”, katanya. “Konsepnya seperti nada dering monophonic ponsel, lagu ondel-ondel, dan ada juga lagu jablay versi Titi Kamal”.

Dia mengklaim bahwa kebiasaan meminta klakson itu dimulai dari kebiasaan para penggemar bus yang sering memotret bus. “Sebagai balasan, supir bus biasanya ngasih dim atau ngasih klakson”.

Jadi, Perusahaan Otobus (PO) Efisiensi adalah yang pertama kali mempopulerkan klakson “Telolet” tersebut, kata Zaenal.

Manajer Komersil PO Efisiensi Syukron Wahyudi juga menceritakan bahwa sekitar 10 tahun lalu pemiliknya yang bernama Teuku Eri Rubiansah, pergi ke Arab Saudi dan mendengar bunyi klakson yang unik.

“Mendengar suara klakson di sana sangat berbeda, dia memutuskan untuk membeli lalu dipasang pada setiap armada busnya, terutama bus reguler dari Cilacap- Jogja, Purwokerto-Jogja, dan Purbalingga-Jogja”.

Tapi awalnya klakson ini ternyata malah direspons negatif karena suaranya yang dinilai terlalu keras dan mengganggu. Sampai-sampai, pihak PO meminta sopir-sopir mereka hanya membunyikan klakson tersebut di tempat-tempat tertentu saja karena masyarakat tidak terima dengan bunyi itu, cerita Syukron.

“Mulai disukai sekitar tiga sampai empat tahun terakhir ini, karena mulai banyak PO-PO yang juga menggunakannya. Di beberapa daerah tertentu malah orang-orang minta klaksonnya dibunyikan. Kita merasa bangga juga sih, karena bisa dibilang kita yang pertama kali memakai klakson tiga corong tersebut”, tuturnya.


Nah, itulah sedikit informasi mengenai Lagi Viral ‘Om Telolet Om’ yang dapat saya sampaikan. Secara kesimpulan, apabila ada seseorang menulis atau mengungkapkan ‘Om telolet Om’ di twitter, facebook atau instagram maka kamu wajib melakukan like ataupun share ya? Sebab, supir bus saja dapat dengan senang hati memberikan bunyi klaksonnya kepada anak kecil tanpa harus mempertanyakan! So, mengapa kamu harus keberatan untuk melakukan like atau retweet kepada orang yang menulis ‘Om telolet Om’? Terima kasih 😉

Nih ada sedikit bonus buat kamu yang baru saja melahap habis bacaan artikel saya, yaitu video ‘Om Telolet Om’ dibawah ini:

Video Ria Ricis juga ada nih: