Rayakan Hari Anak Gadis Internasional 2017 Ini Dengan Perubahan Positif

ilustrasi - hari anak gadis internasional

Hari ini, Rabu (11/Oktober/2017) seluruh dunia kembali memperingati Hari Anak Gadis Internasional atau International Day of the Girl Child. Ini adalah hari istimewa bagi para gadis di dunia untuk merayahkan hak dan kewajibannya sebagai perempuan muda.

Deklarasi tersebut telah mendapat persetujuan dari PBB sejak tahun 2012, bertepatan tanggal 11/10. Semuanya berharap di momen spesial seperti saat ini, bentuk perubahan yang lebih positif terhadap anak gadis di berbagai negara, belahan dunia, dapat benar-benar dikumandangkan dan dijalani sebaik mungkin.

Yuk kita lebih mendalami lagi tentang hari anak gadis internasional ini, please cekidot…

Hari Anak Gadis Internasional

Hari Anak Gadis Internasional adalah hari perayaan internasional yang disahkan dan diumumkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) demi mewujudkan kesadaran serta kesetaraan gender yang dihadapi para wanita belia di seluruh dunia mengingat gender mereka yang sering terusik dengan berbagai masalah.

Hari Anak Gadis Internasional - ilustrasi

Hari ini yang juga disebut dengan International Day of the Girl Child tersebut memiliki makna khusus terhadap perempuan muda untuk dapat disetarakan berdasarkan jenis kelamin mereka akan beberapa hal seperti hak atas pendidikan, gizi, hukum, perawatan medis, perlindungan diskriminasi, kekerasan dan pernikahan gadis di bawah umur.

Perayaan hari ini juga “mencerminkan keberhasilan akan munculnya anak perempuan dan remaja putri sebagai seseorang yang mampu berkembang sekaligus beradaptasi, baik itu dalam kebijakan pembangunan, pemrograman, dan penelitian”.

Latar Belakang

Hari Anak Gadis Internasional dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah yang kerap dihadapi oleh perempuan muda di seluruh dunia. Rencana pengembangan global yang cukup besar, tapi tak ada yang memperdulikan, atau menganggap “sebelah mata” kaum wanita, dan bahkan itu pun mereka seperti “tidak terlihat”.

Lebih dari 62 juta anak perempuan di seluruh dunia tidak mempunyai akses terhadap pendidikan. Pada tahap kolektivitas mereka yang sedang tumbuh-tumbuhnya yakni di usia 5 s/d 14 tahun, hampir kebanyakan gadis hanya menghabiskan waktu melakukan pekerjaan rumah tangga, jelas itu berbeda bila dibandingkan dengan lelaki seusia mereka. Dan mengagetkannya lagi, satu berbanding empat gadis di dunia menikah sebelum usia 18 tahun.

Latar belakang hari anak gadis internasional - ilustrasi

Untuk itu pada tanggal 11 Oktober 2016 lalu, Emma Watson, selaku Duta Kehendak Wanita PBB, menyerukan bagi setiap negara terhadap para keluarga dari anak-anak tersebut untuk bisa mencegah dan mengakhiri pernikahan di bawah umur. Selain itu, gadis belia juga cukup rentan akan prilaku menyimpang (seksual), terlebih lagi kebanyakan pelakunya tidak langsung dan/atau dihukum.

Maka dari itu, diharapkan dengan adanya edisi Hari Gadis seperti ini dapat menyadarkan seluruh individu manusia untuk bagaimana mencari jalan keluar permasalahan yang sering dihadapi para wanita di dunia. Misalnya, menjaga dan mengajarkan mereka akan resiko kawin muda maupun menjauhi pergaulan bebas yang bisa berakibat fatal terhadap kesehatan, serta membantu perekonomian dengan membuka lapangan kerja untuk upah tinggi ataupun sebanding.

Sejarah

Hari anak gadis internasional merupakan salah satu gagasan atau ide yang dibuat oleh Plan International, dimana ini adalah suatu lembaga non-pemerintah yang beroperasi di seluruh dunia. Gagasan untuk penetapan perayaan hari anak gadis ini berawal ketika lembaga tersebut mengkampayekan tajuk “Karena Aku Seorang Wanita”/(Because I am Girl), demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengasuh dan mendidik para gadis muda secara global, khususnya di negara berkembang.

Lembaga yang berasal dari Kanada ini sengaja mengkampanyekan hal tersebut agar pemerintah federal Kanada bisa ikut berpartisipasi membangun kesadaran masyarakat dunia. Bukan hanya itu saja, Plan Internastional jugalah yang lebih dulu menyuarakan kepada PBB untuk terlibat.

Sejarah hari anak gadis internasional

Rona Ambrose, selaku Menteri Status Perempuan Kanada, pun ikut mensponsori resolusi tersebut; untuk membuat pengakuan atas delegasi perempuan dan anak perempuan, dengan suatu presentasi memprakarsai Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Status Perempuan ke-55.

Akhirnya pada 19 Desember 2011, Majelis Umum PBB secara resmi menetapkan kalau setiap tanggal 11 Oktober diperingati sebagai Hari Anak Gadis Internasional. Setahun kemudian, tepatnya 11 Oktober 2012 seluruh dunia untuk pertama kalinya memperingati hari tersebut.

Tujuan

Hari anak gadis internasional dibentuk lantaran memiliki berbagai tujuan penting untuk diketahui oleh para anak perempuan seperti pertumbuhan ekonomi, mencapai semua tujuan pembangunan di era milenium saat ini, termasuk pemberantasan kemiskinan yang ekstrim, serta partisipasi mereka memberi keputusan dalam suatu permasalahan tertentu. Karena wanita mempunyai andil cukup besar ketika sudah memutuskan sesuatu, baik itu pada siklus diskriminasi dan kekerasan, bahkan mempromosikan serta melindungi hak asasi manusia (HAM) secara penuh dan efektif.

Oleh karena itu, untuk mengembangkan potensi terhadap anak perempuan dibutuhkan juga banyak orang sebagai partisipan sebelum mereka mengambil keputusan. Orangtua, wali, penyedia layanan hukum dan perawatan, lelaki dewasa, hingga masyarakat luas sekalipun harus dapat ikut serta melakukan pembinaan kepada mereka.

Tema

Setiap tahunnya, di Hari Anak Gadis Internasional selalu mempunyai tema berbeda. Tema yang diusung pun dapat dikatakan berinovasi dan tentunya mengutamakan hak serta kewajiban sebagai anak perempuan untuk kebaikannya di masa mendatang. Berikut ini saya akan merangkum beberapa tema Hari Anak Gadis Internasional dari sejak tahun 2012 sampai 2017:

  1. Akhiri Pernikahan Anak Dibawah Umur (Ending Child Merriage) ⇒ Tahun 2012
  2. Berinovasi Pada Anak Perempuan (Innovating for Girl’s Education) ⇒ Tahun 2013
  3. Pemberdayaan Remaja Putri: Mengakhiri Siklus Kekerasan (Empowering Adolescent Girls: Ending the Cycle of Violence) ⇒ Tahun 2014
  4. Kekuatan Gadis Remaja: Melihat Tahun 2030 (The Power of Adolescent Girl: Vision for 2030) ⇒ Tahun 2015
  5. Kemajuan Anak Gadis = Tujuan: Apa Yang Diperhitungkan Untuk Anak Perempuan (Girls’ Progress = Goals’ Progress: What Counts for Girls) ⇒ Tahun 2016
  6. Memberdayakan Gadis: Sebelum, Selama dan Sesudah Krisis (EmPOWER Girls: Before, during and after crises) ⇒ Tahun 2017

Note: Untuk edisi 2013 lalu, ada sekitar 2,043 acara demi memperingati Hari Gadis Internasional di seluruh dunia.

Demikianlah artikel yang dapat saya sampaikan. Semoga penyampaian saya ini dapat dimengerti dan menambah wawasan kita semua. Dan tak lupa saya ingin mengucapkan SELAMAT HARI ANAK GADIS INTERNASIONAL..