Pembunuhan Perdana Menteri India; Indira Gandhi

Perdana menteri adalah seseorang yang memimipin sebuah Negara. Perdana menteri sama dengan presiden. Perdana menteri memiliki tugas dalam mengemban atau mengabdi kepada suatu Negara. Pada umumnya, seorang perdana menteri akan dikawal ketat saat melakukan tugas oleh beberapa pengawal pribadi. Namun, pernahkah terpikir olehmu bahwa seorang pengawal dapat berbuat “sadis” terhadap perdana menteri??? Yah ini memang benar terjadi seperti pembunuhan terhadap perdana menteri India di tahun 1984, Indira Gandhi.

Indira Gandhi lahir pada tanggal 19 November 1917 bertempat di Allahabad, India. Ia merupakan seorang perdana menteri India yang pernah terpilih selama dua kali berturut-turut tepatnya pada tahun 1966-1977 dan 1977-1984. Ia juga dikenal sebagai anak dari seseorang yang bernama Jawaharlal Nehru. Sebelum menjabat perdana menteri, Indira Gandhi terlebih dahulu memimpin sebuah partai politik yang diusungnya sendiri. Dikala itu, Indira Gandhi juga memiliki catatan yang penuh dengan hal-hal kontroversial dan gejolak. Tepatnya di tahun 1966, Indira Gandhi terpilih menjadi seorang perdana menteri setelah menggantikan Lal Bahadur Shastri yang meninggal Dunia akibat serangan jantung.

th-39 th-38 th-40

Dimasa jabatannya, ia dikenal sangat bertentangan dengan ajaran Sikhisme. Pada saat itu, ia memerintahkan prajurit tentara untuk menyerang Kuil Emas di Punjab. Kuil Emas merupakan markas atau tempat para pengikut ajaran Sikhisme. Ada sekitar ratusan korban jiwa yang tewas saat penyerangan tersebut. Ketika itu pula ia mulai banyak diancam dan diteror pada kehidupannya.

Pada saat bersamaan, Indira Gandhi yang dikenal sebagai perdana menteri memiliki beberapa pengawal namun ada dua orang pemeluk ajaran Sikh. Kedua orang tersebut bernama Satwant Singh dan Beant Singh. Sebenarnya, kedua pengawal tersebut sudah berniat “hengkang” menjadi pengawal Indira Gandhi karena takut terancam nyawanya. Namun, Indira Gandhi masih memaksakan mereka untuk bekerja dengannya.

th-41

Tragisnya, Indira Gandhi pun tewas ditangan mereka berdua. Ini terjadi pada tahun 1984 ketika Indira Gandhi sedang berjalan-jalan di sekitar halaman kantor. Pada saat itu pula, Satwant dan Beant melepaskan beberapa kali tembakan kearah tubuh Indira. Pengawal lainnya pun turun untuk membantu Indira dan kedua orang tersebut terlibat adu tembak. Salah satu diantara mereka tewas yakni Beant dan Satwant berhasil tertangkap namun terluka tembak pada bagian kaki. Disaat bersamaan, Indira Gandhi yang telah dilarikan kerumah sakit menghembuskan nafas terakhirnya.

th-42 th-45 th-43

Satwant Singh yang berhasil tertangkap menjalani sidang perkara untuk mempertanggungjawab-kan perbuatannya dan ia pun dijatuhi hukuman mati—digantung pada tahun 1986.